Instrumen Penunjuk Arus Bolak-Balik 4.1 Elektrodinamometer Penggerak jenis elektrodinamometer adalah penggerak meter dasar yang paling banyak dipakai saat ini. Seperti halnya penggerak d'Arsonval yang telah dibahas sebelumnya, elektrodinamometer adalah peralatan yang peka terhadap arus; dimana, penyimpangan penunjuk skala akan naik karena ada arus yang melewati kumparan putar. Sekalipun penggerak meter ini lebih mendasar dalam penggunaannya, alat ini juga memiliki banyak kemampuan. Penggerak berkumparan tunggal dapat digunakan untuk mengukur tegangan atau arus baik searah maupun bolak-balik, atau wattmeter satu fasa atau Varmeter. selengkapnya klik di sini
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Instrumen Penunjuk Arus Searah Pengukuran-pengukuran arus searah sebelumnya menggunakan galvanometer dengan sistem gantungan (suspension galvanometer). Instrumen ini merupakan pelopor instrumen kumparan putar, dasar bagi kebanyakan alat-alat penunjuk arus searah yang dipakai secara umum. Gambar 1 menunjukkan konstruksi sebuah galvanometer suspense Selengkapnya silahkan baca di sini
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Alat Ukur dan Prinsip Kerja Alat Ukur A. Klasifikasi Alat Ukur Menurut prinsip kerja dan konstruksi dari pada alat ukur listrik dapat diklasifikasikan sebagai berikut : - alat ukur kumparan putar magnet permanen (PMMC) - alat ukur besi putar - alat ukur elektro dinamis - alat ukur elektro statis - alat ukur induksi - alat ukur berdasarkan efek panas 1. Alat ukur kumparan putar magnet permanen (PMMC) Alat ukur ini konstruksinya terdiri dari sebuah kumparan (coil) yang dapat bergerak atau berputar bebas yang ditempatkan dalam medan magnet permanen. Jarum penunjuk diletakkan pada kumparan putarnya. Cara kerja : Bila kumparan dialiri arus searah maka kedua sisi kumparan yang berada dalam medan magnet akan timbul gaya Lorentz yang arahnya sesuai dengan kaidah tangan kiri Fleming. Gambar 1. Alat ukur kumparan putar magnet permanen (PMMC) Selengkapnya Klik di sini